Status Situs Web

Periksa apakah situs web aktif atau mati, ukur waktu respons, dan inspeksi header HTTP.

Pemeriksa Status Website

Periksa apakah website mana pun sedang aktif atau mati. Ukur waktu respons, periksa header HTTP, dan lacak rantai pengalihan — semuanya gratis.

Apa yang Dilakukan Alat Ini

Pemeriksa Status Website memungkinkan Anda memverifikasi secara instan apakah suatu website merespons permintaan. Masukkan URL dan dalam hitungan detik Anda akan melihat kode status HTTP beserta penilaian yang jelas: aktif atau mati. Alat ini berfungsi dengan website mana pun yang dapat diakses publik, baik itu blog pribadi, halaman perusahaan, maupun aplikasi web berskala besar.

Hasil mencakup kode respons HTTP lengkap — seperti 200 OK, 301 Redirect, 404 Not Found, atau 503 Service Unavailable — sehingga Anda dapat langsung memahami kondisi situs tersebut. Berbeda dengan memeriksa dari browser Anda sendiri, alat ini mengirim permintaan dari server kami, memberikan Anda perspektif eksternal yang mengonfirmasi apakah masalahnya bersifat global atau terbatas pada jaringan lokal Anda.

Pemeriksa status adalah bagian dari rangkaian alat domain gratis di Domainwise. Tidak perlu akun atau pendaftaran, dan Anda dapat menjalankan pemeriksaan sebanyak yang Anda mau. Alat ini juga menerima parameter URL ?q=, sehingga Anda dapat menyimpan bookmark atau membagikan tautan langsung ke pemeriksaan status untuk situs mana pun.

Waktu respons dan performa

Selain pemeriksaan aktif/mati sederhana, Pemeriksa Status Website mengukur time-to-first-byte (TTFB) untuk setiap permintaan. TTFB adalah waktu yang dibutuhkan dari pengiriman permintaan hingga penerimaan byte pertama dari respons, dan merupakan salah satu indikator responsivitas server yang paling banyak digunakan.

Memantau waktu respons membantu Anda mengidentifikasi server yang lambat, latensi tak terduga, atau penurunan performa setelah perubahan infrastruktur. Jika Anda sedang migrasi penyedia hosting, mengganti CDN, atau memperbarui konfigurasi server, menjalankan pemeriksaan status sebelum dan sesudah memberikan tolok ukur cepat untuk perbandingan.

Waktu respons ditampilkan dalam milidetik, sehingga mudah untuk menemukan perbedaan. Server yang sehat dan dikonfigurasi dengan baik biasanya merespons dalam waktu kurang dari 200 ms, sementara waktu di atas 1000 ms mungkin menunjukkan masalah performa yang perlu diselidiki lebih lanjut.

Header HTTP dan rantai pengalihan

Setiap pemeriksaan status mengembalikan set lengkap header respons HTTP dari server target. Header mengungkapkan informasi penting tentang konfigurasi situs — dari tipe konten dan kebijakan caching hingga header keamanan seperti Strict-Transport-Security, X-Frame-Options, dan Content-Security-Policy. Ini membuat alat ini berguna baik untuk debugging maupun audit keamanan.

Alat ini juga melacak rantai pengalihan lengkap dari URL asli Anda ke tujuan akhirnya. Setiap lompatan dalam rantai dicatat, menampilkan kode status dan URL target di setiap langkah. Ini sangat berharga untuk mendiagnosis loop pengalihan, mendeteksi lompatan yang tidak perlu yang memperlambat pemuatan halaman, dan memverifikasi bahwa pengalihan HTTP ke HTTPS dikonfigurasi dengan benar.

Misalnya, jika Anda memasukkan http://example.com, Anda mungkin melihat rantai: http://example.com (301) ke https://example.com (301) ke https://www.example.com (200). Setiap langkah ditampilkan dengan jelas sehingga Anda dapat memverifikasi bahwa perilakunya sesuai harapan Anda.

Penjelasan kode status HTTP umum

Memahami kode status dalam hasil Anda membantu Anda mendiagnosis situasi dengan cepat. Berikut adalah kode paling umum yang mungkin Anda temui:

KodeArtiApa yang ditunjukkan
200 OKBerhasilWebsite aktif dan merespons secara normal.
301 / 302PengalihanURL mengalihkan ke lokasi lain. Bagian rantai pengalihan menunjukkan ke mana.
403 ForbiddenAkses ditolakServer dapat dijangkau tetapi menolak untuk menyajikan halaman yang diminta.
404 Not FoundHalaman tidak ditemukanServer aktif, tetapi halaman atau sumber daya tertentu tidak ada.
500 Internal Server ErrorKesalahan serverTerjadi kesalahan di sisi server. Biasanya masalah sementara.
503 Service UnavailableKelebihan beban / PemeliharaanServer sementara tidak dapat menangani permintaan, sering kali karena pemeliharaan atau beban tinggi.

Siapa yang menggunakan alat ini dan mengapa

Pemeriksa Status Website melayani berbagai macam pengguna, masing-masing dengan tujuan berbeda:

  • Pemilik website menggunakannya untuk mengonfirmasi apakah situs mereka dapat diakses oleh pengunjung eksternal ketika mereka mencurigai adanya gangguan. Ini menjawab pertanyaan: "Apakah situs saya mati, atau hanya jaringan saya saja?"
  • Developer mengandalkannya untuk mendebug rantai pengalihan setelah migrasi domain, pengaturan CDN, atau perubahan konfigurasi server. Melihat setiap lompatan pengalihan memudahkan untuk menemukan pengalihan yang salah konfigurasi.
  • Administrator sistem memeriksa header HTTP untuk memverifikasi konfigurasi keamanan, kebijakan caching, dan versi perangkat lunak server di lingkungan produksi.
  • Spesialis SEO memeriksa rantai pengalihan yang tidak perlu yang menambah latensi dan dapat mengurangi kekuatan tautan melalui beberapa lompatan.
  • Pengguna umum hanya ingin mengetahui apakah layanan populer mengalami gangguan luas sebelum memecahkan masalah koneksi mereka sendiri.

Panduan terkait

Perluas pengetahuan Anda tentang keamanan website dan manajemen domain dengan sumber daya ini:

Anda juga dapat menjelajahi koleksi lengkap panduan dan tutorial di pusat artikel Domainwise untuk tips lebih lanjut tentang manajemen domain, keamanan, dan praktik terbaik.