WHOIS Pencarian
Lihat detail pendaftaran, kepemilikan, nameserver, dan informasi kedaluwarsa untuk domain apa pun.
Pencarian WHOIS
Cari detail registrasi domain, informasi kepemilikan, nameserver, dan tanggal kedaluwarsa secara instan melalui protokol RDAP modern.
Apa Itu Pencarian WHOIS?
WHOIS adalah protokol yang digunakan untuk menanyakan database registrasi dan mengambil informasi tentang siapa yang mendaftarkan domain, kapan didaftarkan, dan melalui registrar mana. Ini adalah salah satu alat paling mendasar bagi siapa saja yang bekerja dengan nama domain, baik Anda membeli, menjual, atau mengelolanya.
Domainwise menggunakan protokol RDAP (Registration Data Access Protocol), penerus modern dari WHOIS lama yang distandarisasi oleh IETF dan didefinisikan dalam RFC 7482 serta RFC 7483. RDAP memberikan respons JSON yang terstruktur dan dapat dibaca mesin melalui bootstrap IANA, memastikan Anda mendapatkan data akurat dari registri otoritatif untuk setiap TLD.
Satu pencarian mengembalikan snapshot lengkap dari catatan registrasi domain: registrar yang bertanggung jawab, tanggal registrasi asli, tanggal kedaluwarsa, nameserver otoritatif, kode status EPP yang menunjukkan kunci transfer atau penahanan penghapusan, dan status penandatanganan DNSSEC. Informasi ini sangat berharga untuk memverifikasi konfigurasi domain, menyelidiki domain mencurigakan, atau merencanakan pembelian domain.
Alat ini sepenuhnya gratis, tidak memerlukan pendaftaran akun, dan tersedia dalam 12 bahasa. Cukup masukkan nama domain di atas dan dapatkan hasil dalam hitungan detik. Anda juga dapat menavigasi ke halaman ini dari alat Domainwise lainnya menggunakan bilah ToolSwitcher, atau tiba di sini dengan kueri yang sudah terisi melalui parameter ?q= dari chip RelatedTools.
Informasi Apa yang Diungkap Pencarian WHOIS?
Setiap pencarian WHOIS di Domainwise mengembalikan sekumpulan field terstruktur yang memberikan gambaran lengkap tentang status registrasi domain. Berikut yang dapat Anda temukan:
- Registrar — Perusahaan tempat domain terdaftar (misalnya, Cloudflare, Namecheap, GoDaddy). Mengetahui registrar sangat penting untuk mengelola perpanjangan dan transfer.
- Tanggal Registrasi — Kapan domain pertama kali didaftarkan. Ini membantu Anda menilai riwayat dan usia domain, yang dapat menjadi faktor dalam otoritas SEO dan kepercayaan.
- Tanggal Kedaluwarsa — Kapan periode registrasi saat ini berakhir. Domain yang mendekati kedaluwarsa mungkin tersedia untuk dibeli jika pemiliknya tidak memperpanjang.
- Nameserver — Server DNS otoritatif yang menangani catatan domain. Memverifikasi nameserver sangat penting setelah migrasi hosting atau DNS.
- Kode Status EPP — Flag tingkat registri seperti clientTransferProhibited atau serverDeleteProhibited yang menunjukkan apakah domain terkunci, menunggu transfer, atau dalam penahanan hukum.
- Status DNSSEC — Apakah domain memiliki penandatanganan DNS kriptografis yang diaktifkan, memberikan lapisan keamanan tambahan terhadap serangan pemalsuan DNS.
- Informasi Pendaftar — Ketika tidak dilindungi privasi, field ini menampilkan organisasi atau individu pemilik domain beserta negaranya.
Ingin tahu persis berapa usia sebuah domain? Gunakan Pemeriksa Usia Domain kami untuk perhitungan presisi dalam tahun dan hari.
Kasus Penggunaan WHOIS yang Umum
Pencarian WHOIS melayani berbagai tujuan di berbagai industri dan peran. Berikut beberapa skenario paling umum di mana pemeriksaan WHOIS terbukti sangat berharga:
- Riset Pra-Pembelian — Sebelum mencoba membeli domain, periksa status registrasi dan tanggal kedaluwarsanya. Domain yang mendekati kedaluwarsa mungkin segera tersedia, menghemat biaya akuisisi premium.
- Verifikasi Nameserver — Setelah memigrasikan penyedia DNS atau web hosting, jalankan pencarian WHOIS untuk memastikan nameserver domain Anda telah diperbarui dengan benar di tingkat registri.
- Investigasi Keamanan — Peneliti keamanan dan tim TI menggunakan data WHOIS untuk menyelidiki domain phishing, mengidentifikasi kapan domain mencurigakan didaftarkan, dan melacaknya ke registrar tertentu.
- Audit DNSSEC — Pastikan DNSSEC aktif di domain Anda untuk melindungi dari peracunan cache DNS. Jika hasil WHOIS menunjukkan domain tidak ditandatangani, pertimbangkan untuk mengaktifkan DNSSEC dengan penyedia DNS Anda.
- Pemantauan Status EPP — Verifikasi bahwa domain Anda memiliki clientTransferProhibited yang diatur untuk mencegah transfer tidak sah. Tidak adanya kunci ini adalah kelalaian umum yang dapat menyebabkan pembajakan domain.
- Kepatuhan Merek Dagang dan Hukum — Tim hukum mencari domain yang mungkin melanggar merek dagang. Organisasi pendaftar dan detail registrar membantu memulai penyelesaian sengketa melalui UDRP atau proses lainnya.
Setelah meninjau catatan WHOIS, periksa konfigurasi DNS lengkap dengan alat Pencarian DNS kami untuk melihat catatan langsung untuk domain yang sama.
Cara Kerja WHOIS Domainwise
Berbeda dengan banyak alat WHOIS yang mengandalkan protokol WHOIS lama berbasis teks, Domainwise menggunakan protokol RDAP — alternatif modern dan RESTful yang distandarisasi oleh IETF. RDAP memberikan beberapa keunggulan dibanding WHOIS tradisional:
- Data Terstruktur — RDAP mengembalikan respons JSON dengan nama field yang konsisten, memudahkan parsing dan menampilkan hasil yang akurat di semua TLD.
- Bootstrap IANA — Domainwise menggunakan registri bootstrap IANA untuk secara otomatis menemukan server RDAP yang benar untuk setiap TLD, memastikan kueri mencapai sumber otoritatif.
- Kontrol Privasi Lebih Baik — RDAP secara native mendukung kontrol akses dan respons yang dibedakan, sesuai dengan persyaratan privasi modern seperti GDPR.
- Internasionalisasi — RDAP secara native mendukung nama domain internasional dan informasi kontak, menjadikannya lebih cocok untuk antarmuka 12 bahasa Domainwise.
Setiap pencarian dilakukan di sisi server dengan batas waktu 6 detik dan maksimum 4 kueri RDAP bersamaan untuk menghormati batas laju registri. Data bootstrap IANA di-cache selama 24 jam untuk meminimalkan overhead. Hasil diurai dan ditampilkan dalam format bersih dan terstruktur yang menampilkan detail terpenting terlebih dahulu.
Panduan Terkait
Perdalam pemahaman Anda tentang registrasi domain dan privasi dengan artikel-artikel dari basis pengetahuan Domainwise:
- Privasi WHOIS: Mengapa Itu Penting — Pelajari mengapa registrar menyunting data pribadi dari hasil WHOIS, cara kerja layanan proxy privasi, dan apakah Anda harus mengaktifkan privasi WHOIS di domain Anda sendiri.
- Memahami Nama Domain — Panduan ramah pemula yang menjelaskan cara kerja nama domain, peran DNS, kategori TLD, dan siklus hidup registrasi domain.
Jelajahi semua alat domain gratis kami untuk toolkit lengkap yang mencakup WHOIS, DNS, SSL, status website, geolokasi IP, konversi Punycode, dan pemeriksaan akun sosial.